Alergi Terhadap Makanan

Post Thumb

January 29, 2013 By : verananda

Sesaat setelah memakan udang, ada beberapa kalangan yang langsung merasakan gatal-gatal kulit yang luar biasa. Setelah itu timbul bentol-bentol panas yang cukup menyiksa. Keadaan ini merupakan sebuah contoh dari adanya proses Alergi ini termasuk ke dalam jenis alergi makanan yang penampakannya berupa alergi kulit.

Apa sebenarnya alergi makanan itu? Mari kita bahas bersama-sama.  Alergi makanan adalah sebuah kondisi ketika sistem imun tubuh menolak adanya at yang masuk ke dalam tubuh dari makanan. Kebanyakan, pemicu (alergennya) berupa telur, udang, kacang, susu, atau jenis makanan tertentu yang lebih spesifik.   Mekanisme alergi makanan itu berawal dari adanya zat yang dianggap asing oleh sistem imun tubuh yang masuk melalui makanan. Zat ini bisa berupa bakteri, virus, atau juga racun.

Pada beberapa kasus, zat yang dianggap berbahaya sistem imun ini berupa zat yang bahkan sama sekali tidak berbahaya, yaitu protein tertentu yang ada dalam makanan tertentu. Setelah dianggap asing, zat-zat allergen tersebut lalu akan ditolak dalam bentuk respon alergi dengan diproduksinya antibodi immunoglobulin E (IgE).  Bentuk-bentuk respon alergi terhadap zat yang dianggap asing dan berbahaya ini, misalnya saja adalah sakit perut; diare; susah menelan; gatal-gatal di mulut, tenggorokan, kulit, dan area tertentu; pusing; pilek; bentol-bentol; kulit merah-merah; pembengkakan area tertentu (kelompak mata, bibir, wajah); napas pendek-pendek; keram perut; dan muntah-muntah.

Makanan-makanan yang biasanya menimbulkan alergi di antaranya adalah telur, susu, kacang, seafood (udang, kepiting, dan lobster), kedelai, ikan, tepung, bahan pengawet makanan, zat aditif, dan lain-lain.  Penanganan dan pengobatan yang dilakukan terhadap alergi makanan di antaranya adalah pencegahan dari alergen; pemberian suntikan alergi dan juga probiotik; pemberian antihistamin; pemberian krim kulit; pemberian suntikan epinephrine, dan lain-lain. Semua dilakukan tentu saja atas dasar konsultasi dengan dokter. Bahkan segala macam jenis suntikan alergi hanya dilakukan oleh dokter.  Karena alergi makanan biasanya bisa menjadi serius (bisa berujung pada kematian) maka hal ini harus dihindari.

Pastikan Anda berhati-hati saat akan makan. Jauhi segala macam makanan yang mungkin bisa membuat Anda alergi. Baca selalu bahan-bahan pembuat makanan tertentu yang ada di dalam kemasannya. Di sini, kehati-hatian menjadi kunci utama untuk menghindarkan dari hal-hal yang mungkin bisa fatal.

  • 07-May-2015
  • yeni
  • Health Articles