Panduan minum obat saat puasa

Post Thumb

KAPAN MINUM OBAT BILA SEDANG PUASA ?

Seperti diketahui bersama, obat merupakan suatu senyawa yang dapat digunakan untuk tujuan pencegahan, diagnosis dan pengobatan penyakit. Obat akan memberikan khasiat apabila kadarnya stabil dalam darah. Agar tercapai kadar yang stabil, penggunaan obat harus disesuaikan dengan sifat fisiko-kimia masing-masing obat.

Didalam tubuh, obat akan diserap kemudian diedarkan oleh darah, tersedia dalam jumlah yang tepat pada reseptor (tempat kerja obat tersebut) dan pada akhirnya akan diekskresikan (dibuang) jika sudah tidak digunakan.

Oleh karena itu, ada obat yang harus diminum :

  • 3 x sehari

  • 2 x sehari

  • 1 x sehari

  • 1 x seminggu

  • 1 x sebulan

  • dll

Apa yang akan terjadi bila anda sedang berpuasa? Jika pada hari-hari biasa diluar bulan ramadhan anda memiliki waktu 24 jam untuk meminum obat, berbeda halnya dengan di bulan puasa; anda hanya memiliki waktu kurang lebih 10-11 jam (dari saat berbuka hingga waktu imsyak/subuh). Sehingga harus diatur sedemikian rupa agar obat yang diminum tetap efektif untuk menyembuhkan penyakit.

 

Berikut panduan minum obat pada saat sedang berpuasa :

  1. Obat dengan aturan pakai 3 x sehari

    Minumlah obat pada saat berbuka puasa, sebelum tidur (sekitar jam 10 malam) dan pada saat sahur. KECUALI obat-obat tertentu yang memiliki indeks terapi sempit (seperti : aminoglykosida, cyclosporin, carbamazepin, digoxin, digitoxin, flecainide, lithium, phenobarbital, rifampicin, theophylin dan warfarin)

  2. Obat dengan aturan pakai 2 x sehari

    Minumlah obat pada saat berbuka puasa dan pada saat sahur. KECUALI obat-obat H2 blocker seperti ranitidin, cimetidin dan famotidin SEBAIKNYA diminum menjelang tidur dan sebelum makan sahur

  3. Obat dengan aturan pakai 1 x sehari

    Obat boleh diminum pada saat berbuka atau pada saat sahur, yang penting KONSISTEN (tetap waktunya). Jika meminum obat setelah berbuka, hari berikutnya harus setelah berbuka juga KECUALI untuk obat-obat khusus seperti :

  • Obat golongan “statin” untuk menurunkan kolesterol diminum pada malam hari pada saat mau tidur

  • obat-obat diabetes golongan “sulfonylurea” (glibenklamid, glimepirid, glikazid) diminum sebelum makan makanan utama pada saat berbuka puasa

  • obat-obat “hipertensi” sebaiknya diminum pada saat sahur

  • obat-obat “proton pump inhibitor” seperti omeprazole, lansoprazole, pantoprazole diminum sebelum tidur malam

 

Obat yang tidak membatalkan puasa

Contoh beberapa obat yang tidak membatalkan puasa :

  1. Obat tetes mata, tetes telinga, tetes hidung atau alat hirup melalui hidung dan masuknya zat ke dalam kerongkongan bisa dihindari

  2. Alat-alat kesehatan atau cairan yang digunakan untuk membersihkan (antiseptik), untuk kontrasepsi (IUD) yang tidak dikonsumsi atau untuk pembuangan

  3. Injeksi atau obat suntik untuk pengobatan kulit, otot atau urat, KECUALI cairan infus atau injeksi makanan

  4. Gas oksigen

  5. Anestesi lokal

  6. Zat yang diserap melalui kulit, seperti plester, minyak gosok, salep, balsem dan lain-lain

 

 

Sumber : file:///E:/Kapan%20Minum%20Obat%20bila%20sedang%20Puasa%20%20_%20Farmasi%20%5Bdot%5D%20Asia.htm

 

 
  • 17-Jun-2015
  • deni
  • Healthy Tips